Medali Emas, Setelah 14 Tahun Menunggu

Medali Emas, Setelah 14 Tahun Menunggu. Inilah Tim karate kumite yang beregu putri Indonesia menyumbangkan medali emas terakhir setelah mengalahkan Malaysia 2-1 pada final SEA Games XXVI di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (14/11). Kemenangan ini juga sekaligus mengakhiri penantian Indonesia meraih medali emas di nomor bergengsi karate putri ini.

Indonesia tidak pernah meraih juara pada nomor kumite putri sejak 14 tahun. Terakhir kali, skuat Merah Putih meraih kemenangan ketika Indonesia menjadi tuan rumah pada SEA Games 1997. "Ini merupakan penantian panjang yang terbayarkan,” kata Martinel Prihastuti yang tampil sebagai penentu kemenangan.

Martinel mengalahkan karateka Shakkila Sani Jefry dengan kemenangan 4-2. Sebelumnya, Fitrianingsih Nur Hidayanti menyumbangkan poin pertama untuk Indonesia. Ia mengalahkan Jamaludin dengan skor tipis, 1-0.

Tapi, Malaysia berhasil menyamakan kedudukan setelah Yulanda Asmuruf ditekuk Yamini Govidasamy, 1-2. “Saya tahu setelah Yolanda gagal merebut poin, maka saya harus siap pasang badan,” kata Martinel.

Ia pun tidak gentar menghadapi Shakkila yang bertubuh lebih besar. Martinel mengatakan, berusaha tidak memberikan lawan kesempatan untuk mengambil angka. “Saya coba tutup serapat mungkin sasaran target lawan. Karena jika saya lawan, maka sudah pasti saya kalah power," kata Martinel.

Kemenangan Martinel membuat Tantri Widyasari tidak harus bertanding. Apalagi, ia sedang menderita cedera lutut yang dialaminya saat melakoni laga kumite perorangan -61 kilogram.

Karate Indonesia berhasil menjadi juara umum. Dari 17 nomor yang dipertandingkan, skuat Merah Putih sukses mendulang 10 medali emas, dua perak dan empat perunggu. Disusul, Malaysia yang meraih empat emas, 2 perak, 8 perunggu dan Vietnam tiga emas, delapan perak, dua perunggu.
Total 1795 people found the following post helpful:
Medali Emas, Setelah 14 Tahun Menunggu
with Average Rating 5.3 / 7